Daftar Postingan Saya

Kamis, 24 Oktober 2013

NASKAH DIALOG PROMOSI KESEHATAN TENTANG PRA NIKAH



NASKAH DIALOG PROMOSI KESEHATAN
 TENTANG PRA NIKAH

 untuk memenuhi tugas mata kuliah Promosi Kesehatan
Dosen Pengampu:
Shinta Ayu Nani, S.ST


 







Disusun oleh:

Kelompok 1

Kelas : VB

1.    Septina Puspitasari                   NIM : AKU.10.065
2.    Aprilia Megawati                         NIM : AKU.11.004
3.    Dewi Wulansari                          NIM : AKU.11.010
4.    Nurul Istiq Fitriyah                     NIM : AKU.11.039
5.    Suci Sulistinah                           NIM : AKU.11.063

AKADEMI KEBIDANAN UNISKA KENDAL
Jalan Soekarno-Hatta No.99 Kendal
Tahun 2013/2014



Septina Puspitasari       Sebagai Sdri. Septina
Aprilia Megawati           Sebagai Sdr. Jepang
Dewi Wulansari             Sebagai Sdr. Dewa
Nurul Istiq Fitriyah         Sebagai Bidan Nurul
Suci Sulistinah              Sebagai Sdri. Suci

            Pada suatu hari di Desa Patebon terdapat 2 pasang calon pengantin yang kebetulan bertetangga sedang asyik membahas tentang rencana pernikahan masing-masing di depan teras salah satu calon pengantin tersebut.

Sdri. Septina :” Seneng banget ya yang sebentar lagi kita mau married” (sambil tersenyum).

Sdr. Jepang : “ Iya yang, aku juga seneng banget, oh iya yang kita kan seminggu lagi ada jadwal untuk suntik catin kan di puskesmas ?

Sdri. Septina :” Oh iya yang hampir aja aku lupa untung kamu ngingetin. Ngomong-ngomong kalian berdua udah suntik catin belum di puskesmas ?”

Sdr. Dewa : “Apa sep???? suntik catin ??? itu apa ya kok aku baru denger ?” (sambil garuk-garuk kepala).

Sdri. Suci : “ Haaahh suntik catin ? apa itu, aku juga baru denger nih ? Jelasin dong.

Sdri. Septina :” Aduh, kalian ini masak 3 minggu lagi mau married kalian gak tau tentang suntik catin sih.Capeek deh

Sdr. Jepang :” Iya nih kalian gak update banget sih.”

Sdri. Suci :” Iya makanya dong kasih penjelasan pada kami “

Sdri. Septina :” Yang kami tahu mengenai suntik catin tuh suntik untuk calon pengantin yang dilakukan di puskesmas.”

Sdr. Dewa :” Trus manfaatnya apa ? Kok kayak anak SD aja sih  udah besar gini, calon pengantin lagi kok masih aja disuruh suntik. Ngeri tau sama jarum suntik, ya k an beib ? (Sambil meringis ketakutan).

Sdri. Suci :” Iya beib aku juga takut sama jarum.

Sdr. Jepang :” Udah-udah gak usah pada takut, sebenarnya kami juga belum mengetahui secara detail mengenai suntik catin tersebut, kami berdua hanya mendapat info dari bu RT bahwa calon pengantin harus disuntik dulu supaya nanti anaknya sehat”.

Sdri. Septina :” Kebetulan kemarin kami berdua juga diberi informasi kepada bu RT, bahwa di rumah beliau akan diadakan penyuluhan kesehatan oleh bu bidan Nurul kepada calon pengantin besok hari sabtu jam 3 sore. Gimana kalian ikut ya ?”

Sdr. Dewa :” Hmmm….. iya deh, boleh juga. InsyaAllah kami ikut. Ya kan beib ?”

Sdri. Suci: “ Ok deh.”

∞∞∞∞∞∞∞∞∞∞∞∞∞∞∞∞∞∞∞∞∞∞∞∞∞∞∞∞∞∞∞∞∞∞∞∞∞∞∞∞∞∞∞∞∞∞∞∞∞∞∞∞

Bidan memberikan penyuluhan mengenai kesehatan untuk calon pengantin tersebut.

Bidan Nurul : (Memberikan pendkes tentang kesehatan pra nikah)
“Pernikahan adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami isteri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.
Dalam istilah menikah itu harus dipersiapkan lahir batin, yang juga harus diperhatikan dan dimasukkan ke dalam list pra-nikah adalah persiapan kesehatan pasangan.  Tidak hanya sehat secara fisik yang harus diperhatikan namun juga sehat menurut definisi yang luas
1.   Penyuluhan tentang gizi pada pranikah
       Pasangan pranikah banyak mengesampingkan nutrisinya dengan alasan sibuk mempersiapkan pernikahannya yang sebenarnya tidak perlu terlalu dipusingkan. Gizi pra nikah, pentingnya kita mempersiapkan gizi pra nikah adalah karena ketika nanti saudari hamil, ibu dan janin akan sehat dan anak yang lahir akan sehat juga. Bayi yang sehat akan meningkatkan kualitas hidup anak tersebut kelak.
WAKTU
MENU MURAH
MENU SEDANG
PAGI




-         Nasi putih
-         Sayur kacang panjang
-         Tempe goreng

-        Nasi putih
-        Sayur kacang panjang dan daging
-        Telur ceplok
-        Susu
SIANG
-       Nasi putih
-       Sayur bayam dan jagung muda
-       Pepes ikan
-       Pepaya
-        Nasi putih
-        Gado-gado komplit
-        Ayam goreng
-        Selada, buah pepeya dan tomat
MALAM


-         Nasi putih
-         Pecel kangkung, tauge dan kacang panjangtahu goreng
-         Pisang ambon
-      Nasi putih
-      Cah sawi dan daging
-      Ikan bumbu acar
-      Pisang raja, buah jeruk


2.    Sex Education
Tes kesehatan untuk menghindari adanya penularan penyakit yang ditularkan lewat hubungan seksual, seperti sifilis, gonorrhea, Human Immunodeficiency Virus (HIV), dan penyakit hepatitis. Perempuan sebenarnya lebih rentan terkena penyakit kelamin daripada pria. Karena alat kelamin perempuan berbentuk V yang seakan "menampung" virus. Sedangkan alat kelamin pria tidak bersifat "menampung" dan bisa langsung dibersihkan.

3.    Imunisasi CATIN
Imunisasi TT Catin adalah proses untuk membangun kekebalan sebagai pencegahan terhadap infeksi tetanus pada calon pengantin.
Imunisasi bertujuan untuk mencegah pasangan terutama pada wanita agar tidak terserang oleh virus clostridium teteani, apabila nanti wanita tersebut hamil dan terjadi perlukaan saat persalinan maka si ibu tidak akan mudah mengalami infeksi dan perdarahan postpartum.
Tempat pelayanan untuk mendapatkan imunisasi TT calon pengantin : Puskesmas, Puskesmas pembantu, Rumah sakit, Rumah bersalin, Polindes, Posyandu, Rumah sakit swasta, Dokter praktik dan   Bidan praktik.
“Bagaimana ibu, Apakah ada yang ingin ditanyakan?”
Sdri Suci : “ Bu saya mau bertanya, bu kenapa ya harus disuntik catin apa manfaatnya bu ?
Bidan Nurul : (menjawab pertanyaan) baik bu saya jelaskan ya manfaat suntik catin
Melindungi bayi yang baru lahir dari tetanus neonatorum dan melindungi ibu terhadap kemungkinan tetanus saat terluka dalm proses persalinan.

Sdri Septina : Bu untuk pelaksanaan imunisasi catin dilakukan berapa kali ?

Bidan Nurul :” Imunisasi dengan vaksin TT ini diberikan 2 (dua) kali kepada wanita usia subur (calon pengantin) dan kepada ibu hamil. Jarak waktu antara pemberian TT ke I dan TT ke II paling sedikit 4 minggu. Jadi kalau saya imunisasi hari ini (24 Agustus 2013), nanti saya bisa melakukan imunisasi TT ke II paling tidak tanggal 24 September 2013, atau bisa lebih lama.

Bidan Nurul :” Bagaimana apakah saudara sudah jelas ?

Semua calon pengantin :”  Sudah bu”
Penyuluhan tentang kesehatan pra nikah sudah selesai dan semua calon pengantin akhirnya sudah mengerti mengenai kesehatan pra nikah, mereka pun pulang kerumah masing-masing.
Dengan adanya penyuluhan kesehatan pra nikah, yang diberikan oleh bidan Nurul, akhirnya semua calon pengantin di Desa Patebon sudah mengetahui dan mengerti tentang kesehatan pra nikah dan hal itu merupakan suatu bentuk dan wujud bidan dalam meningkatkan promosi kesehatan di masyarakat.








Tidak ada komentar:

Posting Komentar